Dimanakah Cinta Sejati itu Berada?

Cinta adalah bagian dari aspek psikologis manusia dimana dia adalah sebuah tingkah laku yang yang dapat diuraikan seperti aspek psikologis lain. Jika kita membahasnya dalam bahasan bihavioristik misalnya, cinta tumbuh karena adanya dorongan-dorongan yang membuat dia muncul dalam hati, jadi ada penyebab kemudian ada respon berupa cinta. Tetapi, secara sadar, dia tidak bisa dijelaskan dengan akal, mengapa perasaan cinta itu tumbuh.
Banyak yang menyakini bahwa hanya ada satu cinta sejati yang ada didunia dalam kehidupan seseorang. Yang menjadi masalah adalah jika penduduk bumi sekarang sekitar 6,5 miliar orang, dan kita tidak tahu dimana cinta sejati kita tinggal, apakah dia sekarang berada di Indonesia, Amerika, Eropa atau Afrika.
Untungnya, kita adalah manusia yang mempunyai kesempurnaan yang memungkinkan kita membentuk keterikatan/kelekatan dengan orang-orang disekitar kita, sehingga perihal akan cinta sejati tidak usah repot-repot untuk menemukannya. Dia ada disekitar kita, buka di negeri entah berantah. Salah satu indicator utama mengenai siapa yang kita cintai adalah kedekatan: orang-orang disekitar kita seringkali merupakan orang-orang yang juga akrab dihati kita. Kita memilih teman dan pasangan kita dari sekelompok orang yang tinggal disekitar kita, yang bersekolah, kuliah atau bekerja di dekat kita. Berarti dia adalah tetangga kita, tidak jauh, bahkan setiap hari mungkin sering bertemu.
Tentunya, mereka yang saat ini sedang mencari pasangan, dapat melalui melalui internet, facebook, twitter, dan lain-lain, namun jarak yang dekat lebih disukai, tempat berkencan yang berlaku sebagai penyaring bagi mereka yang tinggal ditempat secara geografis tidak sesuai dengan kita. Kemiripan penampilan, sikap, kepercayaan, nilai-nilai, kepribadian, dan ketertarikan yang sama, merupakan indicator kedua dalam menentukan orang yang kita cintai. Meskipun beberapa kajian psikologi populer mengatakan bahwa kita tertarik dengan orang yang lebih mirip sikap berkebalikan dengan kita, pada kenyataannya, kita cenderung memilih teman dan pasangan yang memiliki kemiripan dengan kita, baik itu hobi, cara berpikir, agama, aktivitas yang digeluti tiap hari dan lain-lain.
Karena cinta akan tumbuh dimulai dari rasa ketertarikan, kemudian muncul sebuah perasaan yang tidak bisa dijelaskan (cinta). Karena sayarat utama untuk tertarik adalah mengetahui dan mengenalnya lebih jauh. Dan orang-orang yang ada disekitar kita mempunyai kesempatan besar untuk kita kenal lebih dalam, sehingga dia berpeluang besar menjadi cinta sejati yang kita cari selama ini.


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar